Peternakan Warga Kepuh dan Kenteng, Potensi Ekonomi dari Lingkungan Rumah

Bagikan
Kampung emas kepuh kenteng 9

Peternakan masih menjadi bagian penting dari kehidupan sebagian warga Kepuh dan Kenteng, Pacarejo, Semanu. Usaha ternak umumnya dikelola secara sederhana dalam skala rumah tangga, dengan kandang berada di samping atau tidak jauh dari rumah. Pola seperti ini juga masih banyak dijumpai di kawasan perdesaan Gunungkidul. Sumber resmi Pemerintah Gunungkidul menggambarkan kandang sapi yang berdampingan dengan rumah sebagai bagian dari keseharian masyarakat pedesaan, sementara di wilayah Pacarejo sendiri peternakan sapi dan kambing merupakan kegiatan ekonomi yang cukup menonjol setelah pertanian.

Bagi keluarga peternak, sapi maupun kambing bukan sekadar hewan peliharaan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan dan aset ekonomi rumah tangga. Di Gunungkidul, ternak secara tradisional bahkan dikenal sebagai rojo koyo, atau kekayaan yang dapat membantu menopang kebutuhan keluarga. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menempatkan Semanu sebagai salah satu kawasan pengembangan pembibitan sapi potong, sehingga sektor peternakan memiliki posisi yang cukup penting dalam struktur ekonomi wilayah tersebut.

Salah satu persoalan yang dihadapi peternak adalah penyediaan pakan yang masih banyak dilakukan secara manual. Kondisi ini membutuhkan tenaga dan waktu cukup besar, terutama ketika rumput atau limbah pertanian harus dipotong sebelum diberikan kepada ternak. Kebutuhan tersebut mendapat perhatian dalam Program Kampung Emas UNY. Dokumentasi resmi UNY mencatat pengembangan mesin pencacah rumput untuk peternak di Kampung Emas Kepuh, Pacarejo. Teknologi ini dirancang untuk membantu proses pencacahan hijauan dan limbah pertanian agar lebih cepat, lebih seragam, dan lebih efisien.

Pendampingan UNY pada bidang peternakan tidak berhenti pada penyediaan mesin. Program tersebut juga mencakup pelatihan pengoperasian dan perawatan alat, penerapan keselamatan kerja, penyusunan SOP, pengaturan penggunaan mesin secara kelompok, serta pembiasaan area kerja yang lebih tertata melalui prinsip 5R. Pendekatan ini sejalan dengan arah Kampung Emas Kenteng dan Kepuh yang memang menempatkan pertanian dan peternakan sebagai salah satu dari enam bidang pengembangan utama. Dengan dukungan teknologi dan pendampingan yang tepat, peternakan rumah tangga di Kepuh dan Kenteng memiliki peluang untuk berkembang menjadi usaha yang lebih efisien, sehat, dan berkelanjutan.

Comments

Punya Tanggapan? Tulis Komentar Anda

Nama dan email wajib diisi. Alamat email tidak akan dipublikasikan.